Allah yang Menghapus Dukamu
Hanya angan tentang dirimu yang ku pandangi setiap malam menjelang
Gambaran kita yang terpajang indah di dinding kamar di sana
Yang kau bilang sebagai pembalut rindumu padaku
Tak banyak kata yang kau katakan, tak banyak cakap yang kau pedengarkan
Doamu sejatinya yang hadirkan kekuatanku dari Tuhanku
Doamu yang hakikatnya menjagaku melalui Tuhanku
Hingga detik ini, sedikit sekali bahkaan sekedarnya senyum yang ku
ciptakan pada wajahmu
Luka yang kau terima terabaikan begitu saja ketika kau tatap aku dengan
mata berkaca
Beban berat yang kau pikul begitu sahaja sirna tatkala aku bercerita
tentang satu kebahagiaanku
Kau tahan amarahmu hanya karena ingatanmu tentang ku
Kau tahan sakitmu hanya karena aku beranjak pulang dari rantauku
Terkadang ada rasa bersalah, bahkan itu selalu...
Sampai saat ini pun aku belum berbuat lebih untukmu, hanya bisa meminta
ini dan itu
Pagi buta hingga petang aku tersibukkan dengan tugasku untuk belajar
Dan dikala malam menghampiri ku kembali teringat tentangmu dan ayah
Disini kunikmati segala yang ada, sedang kau disana bergulat dengan
peluh demi kami anakmu
Detik demi detik yang kau lalui tak sekedar berpangku pada keajaiban
Kerja keras, sekeras kerasnya...
Rentamu tak lagi sama dengan yang dulu, semakin terlihat usang dan
lemah
Garis wajahmu makin nampak dan jelas, kerut di dahimu yang gambarkan
betapa lelahnya engkau
Bergulat dengan masa yang semakin kejam,,
Aku yang disini mencoba kembali bangkit, tak ingin terlena dengan
kehidupan yang menyenangkan
Ketika kelelahan yang kurasa, maka ku toleh bagaimana lelahnya ayah dan
bundaku
Jalanku masih belum seberapa, masih dalam hitungan jejak yang ku ukir
Sedang ayah dan bundaku telah lebih dulu mengenal kehidupan
Telah lebih dulu menikmati pahit dan manisnya perjuangan, langkahku
masih tertambat pada jejak semu
Duhai Allah titip satu cinta untuk ayah dan bundaku
Jagalah mereka dengan penjagaan yang baik, rahmati mereka dengan rahmat
terbaik
Allah, aku titip satu rindu untuk ayah dan bundaku, bisikkan padanya
bahwa aku mencintainya



Komentar
Posting Komentar